Fase-Fase Kegiatan Auditoring

Fase-Fase Kegiatan Auditoring – Pengonsepan serta prinsip dari sistem audit baik secara manual ataupun menggunakan sistem informasi yang basisnya komputerisasi sebenarnya tidak ada perubahan. Tetapi, metode dan teknik yang digunakan dalam auditingnya berbeda. Karena sistem dari penggunaan secara komputerisasi ini mengalami penyederhanaan yang membuat segala pekerjaan dilakukan secara otomatis. Pemrosesan input data yang melalui komputerisasi, output data yang otomatis, pencarian data, ada di dalam kegiatan audit komputerisasi ataupun manual. Untuk melakukan kegiatan auditing terdapat prosedur-prosedur yaitu adanya kegiatan inspeksi, observasi data-data yang digunakan dalam prosedur, mengonfirmasi bukti, membandingkan data manual dengan data komputer.

Kegiatan audit ini dari beberapa fase untuk fase awal adalah tahap perencanaan audit yaitu dengan melakukan penetapan pada ruang lingkup kerja yang akan di audit dan sasaran tujuan audit, selanjutnya melakukan pengorganisasian terhadap tim-tim yang melakukan audit, memahami sistem operasi auditing yang akan digunakan, mengaji ulang hasil keseluruhan dari audit, dan melakukan persiapan terhadap program audit. Selanjutnya fase untuk memegang kendali program auditing dan mengindentifikasi masalah yang akan dihadapi. Untuk fase ini auditor harus bisa mengetahui networks jaringan untuk melakukan program auditing, harus bisa mengetahui jenis-jenis resiko baik resiko bawaan seperti penyalahgunaan di suatu kegiatan auditing dan bisa mengatasi masalah dari resiko bawaan. Fase selanjutnya yaitu mengevaluasi kendali dan mengumpulkan segala bukti baik bukti yang manual atau di dalam data komputer, dengan mengindentifikasi prosedur yang digunakan dalam auditing. Fase berikutnya adalah mendokumentasikan temuan bukti atau data dan mendiskusikan data yang dibutuhkan beberapa bagian. Untuk tahapan fase ini auditor mengumpulkan segala jenis data yang dibutuhkan dan memberitahukan kepada pihak yang membutuhkan data.

Begitulah informasi mengenai fase-fase yang ada di dalam kegiatan auditoring dalam melakukan proses audit informasi dan pengetahuan dari data member judi online yang ada di dalam perusahaan. Semoga hal yang dijelaskan di atas dapat membantu kamu yang baru saja menjadi salah satu bagian dari auditor baik di perusahaan ataupun dalam organisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *